6 Manfaat Permainan Puzzle Anak Untuk Kecerdasan

permainan puzzle anak

Puzzle adalah salah satu permainan anak yang cukup banyak digemari, bahkan permainan ini juga banyak dimainkan oleh orang dewasa. Permainan puzzle memang fleksibel dan bisa dimainkan oleh semua orang tak ada batasan umur. Namun, permainan puzzle untuk anak-anak umumnya lebih sederhana untuk memudahkan mereka menyusun kembali gambar yang terpecah.

Permainan puzzle ini juga sangat edukatif dan bisa membantu anak bermain sambil belajar mengasah kemampuan otak mereka. Puzzle itu sendiri juga sangat beragam antara lain jigsaw puzzle, menyusun kata, puzzle pola, puzzle matematika dan lain sebagainya. Selanjutnya akan dibahas lebih detail tentang manfaat permainan puzzle untuk anak-anak.

Manfaat Permainan Puzzle Untuk Anak

Permainan puzzle seperty candy crush sangat bermanfaat untuk mengasah pola pikir anak dengan cara menyusun gambar atau pola. Selain itu, masih banyak manfaat lainnya dari bermain puzzle, antara lain:

1. Mengasah Kecerdasan Visual Spasial

Dalam sebuah studi di Universitas Chicago, anak-anak yang bermain puzzle antara usia 2 dan 4 memiliki perkembangan kecerdasan visual spasial. Kecerdasan visual spasial adalah kemampuan anak untuk memahami suatu pola dan ruang pada sebuah objek. Permainan puzzle dinyatakan sebagai predictor signifikan dalam keterampilan spasial.

2. Melatih Kemampuan Memori Anak

Menyusun kepingan puzzle menjadi sebuah gambar atau pola yang utuh akan memerlukan konsentrasi dan daya ingat yang baik. Dalam permainan ini, anak-anak harus bisa mengingat bagaimana pola gambar serta letak dan posisi gambar tersebut. Dengan bermain puzzle, daya ingat dan memori anak menjadi lebih kuat. Semakin sering puzzle dibongkar pasang dengan benar maka semakin bagus daya ingatnya.

3. Meningkatkan Daya Konsentrasi Anak

Menyusun kepingan puzzle yang berantakan memerlukan daya konsentrasi yang bagus agar bisa fokus dan tidak salah menempatkan kepingan-kepingan tersebut. Saat bermain puzzle biasanya anak-anak akan lebih tenang dan fokus untuk memikirkan dan mengingat pola gambar. Semakin sering si kecil bermain puzzle atau semakin sulit puzzle yang dimainkan, maka daya konsentrasi mereka semakin bagus.

4. Permainan Puzzle Anak Melatih Koordinasi Mata dan Tangan

Bermain puzzle membutuhkan konsentrasi penuh sambil fokus mencari dan menata kepingan puzzle di tempat yang tepat. Dalam bermain, anak tak hanya mengembangkan kemampuan memorinya saja, tetapi juga memerlukan koordinasi mata dan tangan. Melalui permainan ini, indera mata yang melihat dan mencari kepingan puzzle terhubung dengan respons tangan untuk meletakkan kepingan itu.

5. Melatih Kesabaran dan Ketekunan

Bermain puzzle juga akan membantu anak belajar tentang problem solving atau bagaimana cara menyelesaikan masalah. Dalam hal ini masalah yang terjadi adalah puzzle yang terbongkar dan harus diselesaikan dengan menyusunnya kembali. Menyusun kepingan puzzle harus dilakukan secara perlahan dan juga hati-hati, hal ini bisa melatih kesabaran dan juga ketekunan anak.

6. Permainan Puzzle Anak Melatih Keterampilan Sosial Anak

Bermain puzzle yang lebih rumit atau lebih besar akan membutuhkan lebih banyak pemain sehingga bisa bersama-sama menyelesaikan puzzle. Bermain bersama secara tidak langsung akan membantu melatih kemampuan interaksi sosial dan kerja sama anak. Saat bermain puzzle, anak-anak saling membantu satu sama lain menyusun pola gambar dan harus kooperatif agar susunannya menjadi lebih tepat.

Nah, itulah 6 manfaat dari bermain permainan puzzle untuk mengasah dan melatih berbagai macam kemampuan anak. Enam hal tersebut yaitu kecerdasan visual spasial, kemampuan memori, daya konsentrasi, koordinasi mata dengan tangan, kesabaran, ketekunan dan keterampilan sosial. Semoga informasinya bisa bermanfaat.

Author: admin